HASIL BELAJARKU
canon 400D | di rumah | objek: syal rajutan milik andari yang belum selesai
canon 400D | di bandung | objek: kucing tak berinduk di kolong wastafel
Tuesday, June 23, 2009
ADUH
aduh.
banyak deadlines nih. aku masih di kantor , berusaha konsentrasi bikin lirik buat iklan tv.
aduh.
aku belum siapkan materi2 buat riview iklan di kampus
aduh.
aku sedang menstruasi hari pertama
aduh.
aku juga belum buat copy untuk materi kreatif untuk presentasi kamis besok
aduh.
malasnya akuuuu.
aduh.
aku tidak menulis 'yellowme' buku harian dua hari
aduh.
aku plurking around terus
aduh.
teman2 smp brisik sekali di facebook ajak reunian
aduh.
aku tak kuasa mematikan Y!M, plurk dan facebook
aduh.
aku kangen suasana rawamangun, kelapa gading dan pisangan baru
aduh.
aku ngantuk
aduh.
aku kepingin sekali berhenti mengeluh
aku mau berhenti bilang: aduh.
PLURK

ah kamu tau plurk nggak? aku lagi ketagihan nih sama sosnet *social network* ini. aku gabung sejak mei 2009. yang memberi racun adalah singgih, rekan kerja di kantor. apa siiiih ituuuu?, kata gue dengan heboh ala fitri tropika.
plurk seru banget. kalo di friendster itu saat kita bikin nama jadi: ANNISAFull II itu kayak menunjukkan 'status sosial' kita kan.. padahal yo... ah gak penting deh. di facebook juga gitu, banyaknya temen, atau berapa banyak group yang kita ikuti, atau banyaknya gift/ growing gift yang kita dapetin, menunjukkan as if kita banyak yang 'sayang'. hahahahaha.. bodoh. aku bodoh. naaah.. di plurk ini, 'status sosial' mu ditentukan oleh angka bernama KARMA. makin gede karmamu, maka: akan semakin banyak emoticon bodoh yang akan kamu dapatkan. misalnya: 0-25 itu emoticon-mu cuma dikit. kamu jadi gak bebas berekspresi. diatas 25 emoticon-mu bertambah. di atas 50 bertambah lagi. terus kayak gitu.
teruuus?
kerjaanmu cuma sering online, apdet status sesering mungkin karena menejer plurk akan mengecek keeksisanmu tiap 4 jam sekali. kalo enggak, karmamu turun. bloon ya. emang! hahahhaha.. tapi aku senang dan sangat menikmatinya. oiyaaa.. kamu juga bisa ganti2 layout sesukamu.. ada tempatnya, di sini nih
lewat plurk kita juga bisa share foto, link dan video. seruuu deh. ayo ah, jadilah fansku di plurk. aku di plurk bernama nizzie hihihi.. imyut bukan?
KANGEN
kamu kalo kangen ngapain? kalo aku lihat-lihat foto mereka-mereka yang kukangenin. dan diam-diam berharap semoga yang dikangenin berasa, sukur-sukur bisa punya perasaan yang sama. malem ini aku kangen sekali sama teman-teman di pratama. ada agelinda saranga(n) kenalpot, ita 'eseng' perwita, rahmawati 'mima' hakim , niske andriyani, agus 'cimit'hariyadi, arisanti 'emaknya ghana' kustanto, eunike 'keke' nugroho, jesse prakasa, pak endin, boney tidarma, andy taufiq, abi haq nazar, nur 'nui' aisyiah, marlia 'lia' christanty, arnaldo 'aldo' wenas, bambang 'romo' kandoe, suci astoto, muhamad 'jimmy' rojiin, mas bebed *lupa nama panjangnya*, yan august 'belitung', edy 'pambudi', lia 'mba anom' anom, didi 'mas didi' wahyudi, hendro 'chayank' djasmoro, wawan 'om', aan 'rawones' anwari, maryono 'mas', alm. pak bujay, ko pudji, patricia 'patty' maukar, ratih 'nova' salinova, dedytri 'mas dedy' wibowo, elfi 'cigatz' tjoeandi, wendy 'wendy apb 04' allysan, wendy 'pak wendy chayank' dharmawan, virna 'virce' pangau, irenne 'cireng' palit, *wwwoooh capek juga ya nulis nama panjang..*
pokoknya semua pratamaers: creative, client service, media, driver, pak satpam, kurir, mas roso *utang gue udah lunas ya mas*
ah aku kangen. dan berharap kalian juga kangen sama akouh.
ah.. kangen sekali. terutama tim fres & natural. HUHUHUHU..
Thursday, June 18, 2009
tentang: everything happens for reasons.
untuk arden
soal everything happens for reasons, gue selalu inget arden, art director yang pernah jadi partner terakhir gue waktu masih kerja di jakarta. dia selalu ngomong gitu atas setiap hal baik atau buruk yang terjadi di idupnya. lewat arden, gue jadi mikir... iya juga ya. dalam islam, mungkin namanya ngambil hikmah. kata nyokap, semua pasti ada hikmahnya. kalimat-kalimat itu mau gak mau, suka gak suka, emang menenangkan. at least buat gue ya. cuma sayangnya gue seringkali susah mengingatnya. apalagi kalo pas dalam keadaan emosi atau tertimpa hal2 yang gak ngenakin. berantem ama medi. ribut sama nyokap. kles ama rekan kerja. yang ada hanyalah rasa sebel, kecewa, dendam yang segede raksasa yang untuk menghapusnya diperlukan waktu berbulan-bulan atau bahkan ada yang suka masih berbekas sampe sekarang. yang kalo pas inget, pasti bisa jadi bad mood.
tanpa pernah berusaha mengingat bahwa everything happens for reasons. bukan pasrah, lemah atau rela diintimidasi sama pernyataan itu. lebih ke kita yang introspeksi diri, kenapa orang bisa kayak gitu sama kita, apa yang salah dengan kita, atau mungkin kita harus melewati hal nggak ngenakin itu buat dapetin hal yang baru, yang lebih fresh, yang lebih kita inginkan, yang kita tunggu kedatangannya, yang benar-benar kita butuhkan.
tapi segala hal yang buruk itu emang gak gampang dihapus. kita mungkin bisa aja memaafkan keadaan, seseorang atau bahkan diri sendiri, tapi kebanyakan dari kita gak bisa melupakannya saking besarnya kubang rasa kecewa yang kita punya. terlalu menyakitkan sampe kita sendiri defense sama statement: everything happens for reason. kita, gue, terlalu sombong untuk mengakui itu semua.
life goes up and down. emang begitu. apakah elo semua percaya orang-orang dengan kehidupan yang flat2 aja? sedih terus? seneng terus? percaya? gue sih enggak ya. ada yang bisa senyum di antara kardus2 di bantargebang sana. ada juga yang menangis pilu dalem hati di tengah-tengah moshpit dengan musik trance terdengar memekik di telinganya. gue bisa tau rasanya jatuh cinta karena gue pernah patah hati. gue bisa ngerti rasanya ditransfer hasil sidejob yang lama mandeg dengan nilai lumayan banget, karena gue pernah cuma punya duit 50rb meski gajian masih setengah bulan lagi. gue tau pedihnya keilangan temen karena gue pernah rasain punya banyak temen yang banyak itu salah satu berkat tuhan yang paling berharga.
memahami statement: everything happens for reason, buat gue seperti tercurahkan beneran energi baru untuk bangkit lagi. untuk bergerak lagi. untuk merasakan sensasi lagi. sensasi idup yang kita tau semua, seperti roller coaster.
menulis ini semua pun dengan alasan: sambil menenangkan hati seorang teman sekaligus merayakan kebahagian bahwa gue mulai menulis lagi hari ini.