PERASAAN-PERASAAN YANG MENYUSUN SENDIRI PETUALANGANNYA
Di tengah-tengah lembur, puisi iniberhasil menghijaukan hatiku. membuatnya diam. tanpa kecamuk. . Diambil dari bukunya Gunawan Maryanto alias Mas Chindil judulnya Perasaan-Perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya.
Simply like it much.
Check it out. Hope you like it too.
*
baiklah. kujalani saja kutukan ini
akan kutulis seribu perasaan tentangmu
mulai pagi ini hingga kelak
ketika burung-burung itu tak lagi bersarang di rambutmu
saat itulah semua berakhir
juga diriku: mencair,
menjelma sungai, tak sanggup kauseberangi
menjadi kesedihan, kaukenang sepanjang jalan
juga dirimu: mencair,
datang tiap musim penghujan
dengan curah yang tetap, tak berubah
perasaan, aku tak ingin berlebihan
tapi pernahkah kita kosong. benar-benar kosong
datar tanpa tekanan. tetap. tak berlebihan. tanpa emosi
tak ada sama sekali, bahkan untuk sebaris puisi
Friday, January 16, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment