pulang pagi (lagi) dan perasaan ini.
5.30 am, i arrived at home. So tired but i couldn't sleep. Siangnya, gue ada jadwal present jam 11 dan berangkat dari kantor 10. Tapi most of all yang paling menyedihkan adalah..
my feeling.
Gue masih saja mengingatnya.
Di setiap langkah, nafas, lagu yang keputer di ipod, jalanan, meja kantor, tumpukan brief, buku, bahkan lelap yang senyap.
Iya memang, these are all i've got to face, tapi aku tidak bisa sendirian menghadapi ini? aku butuh bantuan!
Dan aku menunggu genggaman-Mu..
Tuesday, March 27, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
lembur is destiny cha, dont ask me why, It’s like love-the more. you analyze it the faster it disappears. bill bernbach
Post a Comment