h e a r t a c h e!
Maybe that’s your life are.. Makin people feel bad..
sakit? wajar!
Pernah keilangan sahabat beberapa tahun lalu, bener2 bikin sedih. Quite unwell. Merasa pernah berarti, merasa telah mempersembahkan tempat untuknya di sudut hati kamu, kemudian dengan begitu saja, dia membuangmu.. tanpa kamu mengerti apa salahmu..
Nggak ada mantan temen. Aku pun berusaha meyakinkan itu berkali-kali terhadap diriku. Tapi kali ini sakit banget. Semua teguranmu kalo gak dicuekin ya kamu akan dapetin bentakan, kesinisan, dan ia merasa bahwa perhatian kamu sangat mengganggunya. Karenanya, lebih baik kamu diam. Tapi ternyata diam membuat lukamu makin menganga. Hatimu kering seperti wastafel yang lama tak terpakai. Derit kerannya yang keras tak berbeda dengan sulitnya mulutmu untuk bicara. Seolah kau tak lagi punya pita suara untuk sekedar memanggil namanya, seperti yang sering kamu lakukan.
Perasaan ini sakit adanya. Kamu pun berusaha terus memperbaiki keadaan ini hanya karena kamu tak ingin lagi kehilangan sahabatmu seperti yang terjadi beberapa tahun lalu. Akhirnya, kamu lepaskan seluruh hal yang berbau harga diri dan gengsi. Kamu menegurnya lagi, meski seperti dugaanmu.. ia akan bersikap seperti kemarin-kemarin. Ia tetap mengacuhkanmu, membuatmu merasa buruk dan salah, memaksamu untuk melupakan bahwa kalian punya sesuatu yang harus diperjuangkan: persahabatan.
Sekali, sepuluh kali, seratus kali.. Ayolah, akui saja. Kamu jelas menderita. Jangan tahan lagi, biar saja sungai itu mengalir deras hingga ujung dagumu. Dengar derunya, nikmati setiap tetesnya.. Ada energi disana, aku percaya. Meski tak akan pernah habis jiwamu bertanya, kenapa ia berlaku seperti ini padamu? Kenapa ia mencampakkanmu setelah kamu tidak lagi berguna untuknya?
Dan, apakah kamu akan tetap mendukungnya seperti biasa, seperti kemarin-kemarin..? Seperti janjimu padanya?
enjoy being hurt!
listening sinned o'connor
Tuesday, July 04, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
Hey what a great site keep up the work its excellent.
»
Post a Comment