Tuesday, May 02, 2006

SO GYM-ME BABY ONE MORE TIME!

Whoa!
Many things happened. Banyak sekali yang ingin kutulis tapi entah kenapa aku nggak punya cukup banyak energi untuk mengungkapkan rasa menjadi kata. Aku aja nggak tau mau mulai dari mana saking banyaknya.


Satu-satunya yang menolongku atas rasa gelisah dan bete adalah pergi ke gym. Untuk ini, aku merasa harus berterimakasih sama Arden, my gym-mate. Arden itu sosok yang aku kenal sejak SMP. Dari dulu dia selalu berprestasi dan punya sesuatu yang baru buat dijadiin bahan obrolan sampe celaan. Aku juga merasa dia itu gadget freak. Paling tidak lebih majulah di banding temen-temen waktu SMP dulu. Seingetku, dia yang pertama kali pake rotring untuk nulis, jaman SMP gitu loh, dia bahkan udah ahli mengutak atik ornamen2 di dalemnya yang luar biasa ribet. Dia juga pinter dan sering jadi sumber contekan temen-temen. Yang paling bikin deket adalah Arden and Joevan (my ex) are christian. Heehehe..
And u know, he’s kind of chub-nerdy boy at that moment.
Ya, that’s Arden..

People change! Nggak satu SMA dengan dia bikin aku lost contact dan gak tau kabar dia
sama sekali. Waktu itu sempet diceritain kalo dia bikin film indie sama temen-temen kuliahnya kalo nggak salah and he was very exited. Setelah itu dia kerja di majalah a+, terus kemudian ke Bali.. dan akhirnya kembali lagi ke Jakarta. Dan yang paling bikin seger adalah, kita ketemu di lobby gym saat dia lagi nyari instruktur dan aku baru dateng untuk latihan. Kita treadmil sebelahan dan nggak berenti-berentinya ketawa saking wondernya. Arden change! With his shaped body, he looks very vigorous now. Arden hidup sehat dan itu sangat hebat. Aku selalu salut dengan orang yang bisa mengubah pola hidupnya 360 derajat. Menjadi vegan misalnya, hmm.. kapan ya aku bisa sekeras itu memperlakukan diriku? Tapi Arden bisa meski dia bukan vegan. Dia bangun tidur jam ½ 5, ke gym, dan langsung ke kantor setelahnya dan dia tidur jam 8 malam. Ia juga kuperhatikan lebih jeli setiap kali ia membeli makanan dalam kemasan. Begitu setiap harinya. Untuk karakter Arden nggak berubah, dia memberiku tips2 yang sangat berguna untuk body shape dan sesekali jadi instruktur dadakan untuk ngajarin aku alat-alat yang agak weirdo bentuknya.

Terinspirasi dari Arden, sebetulnya aku ingin bersumpah. Aku ingin sumpah kalo aku akan disiplin dalam hal mengonsumsi makanan. Tapi untuk apa diucap?. Aku sering begitu dan sering juga melanggar. Hehehehehe. Yang kupikirkan kali ini ketika aku memutuskan untuk pergi ke gym, adalah aku ingin sehat. Dan aku tau betul menuju sehat bukan tanpa pengorbanan. Lagian aku percaya ini soal kebiasaan aja. Buktinya setelah lebih dari seminggu aku latihan di gym, badanku nagih terus untuk latihan dan kuakui betul efeknya sangat hebat (bukan berat badan ya!) bahkan bisa buat ngilagin stres kalo kita ikut kelas aerobik, pilates, yoga atau salsa ca ca ca.. Aku memang belum pernah ikut kelas itu sih. Yang pernah kuikuti itu stepper class dan aku adalah satu-satunya murid yang paling sering ketinggalan gerakan.. hehehehe..

Dan emang sih, pola hidupku agak berubah hampir sebulan ini. aku nggak suka lagi tidur pagi. Aku banyak minum air putih dan yang paling mengejutkan buat diriku sendir adalah, aku berhenti ngemil dan menimbun makanan di kamar! Such a damn great work!
Tapiiii…
Seperti kata Arden, pada waktu-waktu tertentu kita juga mesti manjain diri sama makanan enak dan yang pasti tetap jeli sama kalorinya, biar setelahnya kita tau sebanyak apa exercise yang harus kita terapkan untuk tubuh kita.. harus dibalas dengan treadmill berapa laps?!

Wah wah wah.. So Gym-Me a Gym!

0 comments:

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP