Gak Ada Maksud
"Hon, do u see cutter?"
Nggak ada jawaban.
Aku berjalan menuju dining room. Mendapati perempuan yang paling kucintai sedang membuka sebuah kardus berisi berbagai cd dan dvd koleksi kami. Ia, hartaku, duduk bersila. Rambut coklatnya digulung ke atas, menyisakan beberapa helai yang jatuh-jatuh menghiasi tengkuknya. Sinar matahari dari barat yang masuk melalui celah jendela kayu, menghasilkan refleksi indah pada tulang tengkuk yang sempurna. Pantulan sinar-sinar dari kalungnya sedikit menyilaukan mataku. Seketika aku diam menatapnya dari belakang. Ia bersenandung..
"..You're just like an angel
Your skin makes me cry.."
Kurasakan sesuatu bernama hasrat seliweran memenuhi dada dan kemudian turun membuat dengkul lemas. Dengan hati penuh aku mendekat. Langkahku membuatnya menoleh..
Aku kaget, tapi sedikit. Senandungnya menjadi pelan. Sambil tersenyum ia mengangkat alisnya. Dahinya yang putih dipenuhi gumpalan keringat.
Godamnit, aku ingin mengelap dahi itu.
"Liat cutter nggak?"
"Di atas kulkas..", tetap dengan senyum indah dan tetesan peluh penuh makna. Setidaknya untukku.
I don't care if it hurts
I want to have control
I want a perfect body
I want a perfect soul
I want you to notice when I'm not around
You're so fucking special
I wish I was special
***
remember sumthin', huh? yeah, you should.
gloomytuesday
me@arjunautara
Tuesday, May 16, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 comments:
Here are some links that I believe will be interested
I'm impressed with your site, very nice graphics!
»
Post a Comment